2026
BENGKULU – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bengkulu menghadiri undangan rapat dari PT Jasa Raharja dengan pembahasan teknis proses dokumen slip setor Samsat secara digital yang akan diintegrasikan dengan Sistem Manajemen Dokumen Digital (SMDD) PT Jasa Raharja (Persero).
Pembahasan teknis tersebut dilaksanakan pada Senin, 21 September 2026, yang dihadiri oleh Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pendapatan Daerah Bapenda Provinsi Bengkulu, Kasubid Pengembangan Sistem Informasi, Tim IT, serta vendor pengembang sistem Bapenda Provinsi Bengkulu.
Saat ini, masih terdapat proses slip setor Samsat atas penerimaan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dilakukan secara manual dan belum sepenuhnya terintegrasi dalam sistem digital. Kondisi tersebut menjadi salah satu aspek yang perlu disempurnakan dalam pengembangan integrasi dokumen Samsat.
Melalui pembahasan teknis ini, Bapenda bersama PT Jasa Raharja dan tim teknis membahas alur proses dokumen, mekanisme pertukaran data, kebutuhan sistem, serta aspek teknis yang diperlukan agar proses slip setor dapat dilakukan secara digital dan terintegrasi.
Dalam pembahasan, masing-masing pihak menyampaikan kebutuhan dan kesiapan teknis dari sistem yang digunakan. Tim IT dan vendor Bapenda turut memberikan gambaran mengenai mekanisme sistem yang telah dikembangkan serta kebutuhan integrasi dengan SMDD PT Jasa Raharja.
Hasil pembahasan teknis selanjutnya masih memerlukan pembahasan dan finalisasi internal di PT Jasa Raharja, khususnya terkait mekanisme dan kesiapan integrasi dengan SMDD. Setelah proses internal tersebut selesai, pembahasan lanjutan akan dilakukan untuk memastikan integrasi dapat diterapkan sesuai kebutuhan dan ketentuan masing-masing pihak.