Seluma – Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bengkulu mendampingi Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, dalam peresmian Program Samsat Desa (Samdes) Sukaraja yang dilaksanakan di halaman Bank Bengkulu KCP Sukaraja, Kabupaten Seluma, Rabu (19/2/2026).
Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang administrasi kendaraan bermotor sekaligus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Bengkulu dan PT Jasa Raharja Wilayah Bengkulu yang dipimpin Kepala Kantor Wilayah, Fitri Agustina, sebagai wujud sinergi lintas instansi dalam mendukung pelayanan Samsat yang tertib, cepat, dan akuntabel.
Dekatkan Pelayanan, Tingkatkan Kepatuhan
Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa kehadiran Samsat Desa di Kecamatan Sukaraja merupakan langkah konkret pemerintah dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat.
“Kita ingin masyarakat lebih mudah. Tidak perlu jauh-jauh lagi. Samsat Desa ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan yang cepat dan transparan,” ujarnya.
Menurutnya, inovasi tersebut dihadirkan untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sekaligus memperluas akses layanan hingga ke wilayah pedesaan.
Masyarakat kini tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke kantor Samsat induk untuk melakukan pembayaran PKB maupun Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Layanan yang lebih dekat diharapkan mampu mendorong kesadaran dan kepatuhan administrasi kendaraan bermotor.


Dorong Optimalisasi Pendapatan Daerah
Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bengkulu menyampaikan bahwa pengembangan Samsat Desa merupakan bagian dari strategi perluasan jaringan pelayanan untuk meningkatkan realisasi pendapatan daerah dari sektor PKB dan SWDKLLJ.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Bengkulu, Fitri Agustina, menegaskan dukungan penuh terhadap pengembangan Samsat Desa sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kemudahan akses layanan serta perlindungan bagi masyarakat pengguna jalan.
Optimalisasi penerimaan dari sektor pajak kendaraan bermotor, lanjutnya, akan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah. Dana yang terkumpul akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, serta berbagai program pemberdayaan desa.
Disambut Positif Masyarakat
Kehadiran Samsat Desa Sukaraja disambut positif oleh masyarakat. Salah satu warga Seluma, Rahmat (45), mengaku terbantu dengan layanan tersebut karena pembayaran pajak kini menjadi lebih praktis dan efisien tanpa harus ke pusat kota.
Dengan diresmikannya Samsat Desa Sukaraja, Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Badan Pendapatan Daerah optimistis dapat terus memperluas cakupan layanan, meningkatkan kepatuhan wajib pajak, serta memperkuat kontribusi pajak daerah dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Provinsi Bengkulu.